Rabu, 09 Februari 2011

Kefarmasian di Indonesia Dalam Menghadapi Era Perdagangan Bebas

FARMASI, mungkin lumayan banyak orang yang tidak mengetahui apa itu Farmasi. Farmasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia medis terutama pada Obat.
Kita sendiri tahu bahwa Obat digunakan untuk mengurangi gejala, dan dapat juga menghilangkan gejala sakit. Obat ini seharusnya digunakan untuk mengobati penyakit agar tak berkecambah lagi menjadi penyakit yang lebih parah.

LAMBANG FARMASI
Kita sudah tahu bahwa Logo dari Farmasi itu sendiri adalah gambar Ular yang melilit si gelas. Taukah anda apa artinya itu? 
Artinya adalah GELAS bisa diartikan sebagai obat yang seharusnya diminum dan dalam dosis yang lazim yang dapat menimbulkan efek terapetik obat yang sesungguhnya. dan jika dalam dosis yuang berlebihan, Obat bisa berubah menjadi racun yang bisa menyebabkan kematian pada makhluk hidup dan itu tersimbol ULAR yang didalamnya terdapat Racun yang atau bisa dikenal dengan BISA.
Sering kali perdagangan Obat di Indonesia ini disalah artikan seiring dengan kemajuan jaman yang memperbolehkan adanya Perdagangan Bebas. Sering kali Warga yang tak bertanggung jawab menjual obat keras secara Bebas. Padahal Obat Keras yang diminum secara bebas dan tidak dalam pengawasan Dokter bisa mengakibatkan keracunan dan bahkan bisa menimbulkan KEMATIAN.
Yang serig dijumpai adalah penjualan Narkotika secara bebas. Narkotika seharusnya menjadi obat yang sangat manjur untuk mengobati kasus-kasus penyakit yang hebat. Contohnya Morfin : seharusnya obat tersebut digunakan untuk mengobati orang-orang yang memiliki gejala sakit yang hebat. Contohnya dalam perang, morfin dering digunakan dalam perang untuk mengobati orang-orang yang terkena tembakan atau terkena tusukan.
Anak muda sekatang malah sering menggunakan narkotika untuk leyeh-leyeh. Efek Samping Hebat yang ditimbulkan Narkotika yaitu sifat ADIKTIF yaitu KETERGANTUNGAN. Itu juga mengakibatkan Kerugian dalam Finansial mereka. Mereka bisa saja menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang demi membeli obat Narkotika.
Oleh Karena itu, Kita sebagai Kaum Muda, seharusnyabisa memilah-milah antara baik dan yang benar.

Tidak ada komentar: